Monday, June 26th, 2006
akhirnya bisa ngisi blog lagi neh…
bingung berat…
mo curhat apa ya
ya udah
yang penting hari ini gw dah ngisi blog.
seneng aja man
akhirnya bisa ngisi blog lagi neh…
bingung berat…
mo curhat apa ya
ya udah
yang penting hari ini gw dah ngisi blog.
seneng aja man
no title
hari ini membosankan sekali,karena hari ini ada yang hialng dari sisi hati. bosan banget. mo ngapa-ngapain ndak enak. seharian ngegame, tidur, neggame lagi. rasa-rasanya roda kehidupan macet
minggu - minggu masuk kantor, iseng aja mau ngenet. biar pikiran fresh. ternyata malah jadi tambah beban di perasaan.
pengalaman kemarin masih terekam penuh didalam pikiran. pengalaman pertama kali aku mengurus seoranng teman yang harus berangkat ke dunia abadi. menghadap sang Maha. melihat tubuh yang kaku, mata tertutup, ah…entah apa lagi yan akan kutulis.
kutulis ini karena aku memang ingin menulisnya, aku berharap sedikit beban rasa ini keluar dengan aku menuliskannya di blog ini.
pengalaman pertama kehilangan seorang teman, bukan pergi untuk sementara tapi pergi untuk selamanya.
berat..berat..sekali rasanya
tapi apa mau dikata..
ya sudah lah
ntar juga gw bakal nyusul
SURAT CINTA BUAT BANG AGUS
Satu hal yang tidak kusukai dari kehidupan ini adalah perpisahan, ada yang sakit dihati ini jika kita berpisah dengan sesuatu. Apa lagi berpisah dengan seorang sahabat dekat yang di nobatkan sebagai kakak atau kembaranku.
Bang Agus,
Sengaja kumasukkan cerita tentang kepergianmu kedalam blog milikku, agar semua orang yang kukenal tahu bahwa pernah ada orang yang berjiwa besar hadir dalam kehidupanku walaupun hanya sesaat. Seorang yang rela membantu saudaranya yang sedang kesusahan, seseorang yang mau mengeluarkan dana pribadinya untuk membantu orang lain dan temannya. Seorang yang mempunyai banyak fans disebabkan kebaikkannya.
Bang Agus,
Ia adalah manusia, dan pasti ia memiliki banyak kesalahan dan kelemahan. Namun dimataku yang juga seorang manusia, hal itu tertutupi dengan kebaikkan yang dilakukan olehnya. Semua orang senang jika berdekatan dengannya. Selalu ada senyum dan keceriaan bila kita bersamanya. Bang agus adalah orang yang pertama kali dekat denganku ketika aku bergabung di Mercy Corps, mungkin karena kami memiliki size badan yang sama.
Bang Agus,
Walaupun hanya sesaat kita bersama, namun namamu sudah terpatri diingatanku, dan aku akan berusaha untuk selalu ingat padamu. Allah telah rindu padamu Bang Agus, Allah sayang padamu bang Agus, Allah nggak ingin bang Agus bermandi Lumpur dunia terlalu lama. sehingga engkau diajakNya pulang kekampung halaman kita semua bang Agus.
Bang agus,
Kuberharap engkau bahagia disana bang Agus, suatu saat kita kan berjumpa kembali.
Kepergianmu mengingatkanku mengenai obrolanku dengan seorang teman.
Ia berkata “kenapa ya, orang yang baik selalu pergi duluan meninggalkan kita?”
Bang Agus,
Tenanglah engkau disana bang, kami disini akan selalu mendoakan abang.
C U bang…
hanya ingin tes bisa nggak kita tumpahin disini…
eh…ternyata.